DI TUGU SELAMAT DATANG
(bundaran Hotel Indonesia)
Sekali aku berdiri di depan tugu Selamat Datang teringat masa lalu,
dari sini kami demonstran mulai menyerbu mengacungkan tindju.
Pekik dan sorak ganyang kaum imperialis berkumandang lantang,
batu dan bata melayang menabrak kaca jendela meradang.
Api menyala lidahnya menjilat menjalar sampai keluar,
pekik Hidup Bung Karno Hidup Rakyat terasa membakar.
Di jalan Diponegoro pada sebuah rumah perwakilan,
dengan tiang bambu di puncak gedung merah putih dikibarkan.
Sekali aku berdiri di depan tugu Selamat Datang melihat hari ini,
dari sini ribuan demonstran maju tak gentar menentang tirani.
Mawi Ananta Jonie
Amsterdam, 16/01/2008